Ketika kita bicara soal kemiskinan Indonesia, ketidaktegasan penguasa menghadapi Amerika, liberalisasi migas, korupsi, kasus video asusila, dan sebagainya; maka kita tidak bicara soal Si A atau Si B atau Si C. Ketika kita bicara soal itu semua, itu artinya kita sedang bicara soal Dewan Perwakilan Rakyat alias parlemen, hasil kerjanya, dan aktivitas-aktivitasnya. Mengapa?
Sebab, kemiskinan Indonesia, liberalisasi migas, air, dan sebagainya; itu semua dampaknya adalah pada rakyat Indonesia, bukan pada individu rakyat seperti Si X atau Si Y atau Si Z yang telah mendapatkan bantuan kemanusiaan dari salah satu anggota DPR (misalnya).
Baca Selengkapnya..















Komentar Terbaru